oleh

Akibat Cekcok, Oknum TNI Tusuk Pria di Kafe Dream Tanjung Priok

-Berita, Hukrim-484 views

JAKARTA, BERITA INDONESIA – Polres Metro Jakarta Utara  menangkap pelaku penusukan yang menewaskan Zulmasri (43) di Cafe Dream, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (6/3/2020) dini hari.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, pelaku yang berinisial AD merupakan seorang oknum TNI aktif. “Kebetulan tersangka ini oknum TNI aktif dari kesatuan Yon BA (kawasan Pelabuhan Tanjung Priok) dengan pangkat kalau enggak salah kopral,” ujar Kombes Budhi, di Stadion Rawabadak, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (7/3/2020).

AD oknum TNI, pelaku penusukan terhadap korban Zulmasri hingga tewas, diketahui merupakan seorang anggota TNI aktif. Karena statusnya sebagai anggota TNI aktif, setelah ditangkap, kasus yang menjerat AD ditangani oleh Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom).

“Karena pelaku sudah pasti anggota TNI yang masih aktif, maka secara kewenangan kami menyerahkan kepada Subdenpom,” jelas Kombes Budhi.

Peristiwa tersebut terjadi Cafe Dream dibilangan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (6/3/2020) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Korban Zulmasri saat itu sedang minum bersama teman-temannya. Pelaku kemudian lewat di depan meja korban.

Pelaku merasa korban menghalanginya dan terjadi cek-cok. Perkelahian sempat dilerai oleh teman-teman pelaku. Namun, keduanya bertemu kembali saat berada di parkiran kafe dan terjadi penusukan terhadap korban.

Korban yang mengalami tusukan dibagian perut kemudian dilarikan oleh teman-temannya ke RSUD Koja untuk mendapatkan penanganan. Namun, akibat kehabisan darah nyawa korban tak terselamatkan.

Usai menusuk korban, pelaku masuk kantor seperti biasa pada Jumat (6/3/2020). Setelah Polisi berkoordinasi dengan Subdenpom  untuk datang ke kesatuannya, AD ditangkap tanpa ada perlawanan.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto masih mendalami motif oknum TNI berinisial AD itu menusuk pria di kafe Dream dan juga masih mencari barang bukti yang dilakukan untuk menusuk korban di Kafe Dream tersebut.

“Masih kita cari (senjata atau barang bukti). Karena menurut keterangan para saksi, terduga pelaku ini mengambil senjatanya itu dari kendaraan, dari keterangan saksi-saksi yang kami periksa, baik yang ada di dalam kafe maupun yang ada di parkiran mengatakan bahwa mereka terlihat dalam keadaan kondisi mabuk, meski diduga dalam kondisi mabuk saat menusuk korban, AD masih digali keterangannya dan dilakukan tes untuk menguatkan dugaan itu”, terang Kombes Budhi.***

Breaking News