oleh

Belum Rampung, Bangunan Gedung BUMDes Pasilian Tahun 2019 Jadi Sorotan!

-Berita, Daerah-448 views

KRONJO, BERITA INDONESIA – Pemerintah Desa Pasilian, kecamatan kronjo, Kabupaten Tangerang-Banten bangun gedung BUMDes (badan usaha milik desa) tahun anggaran 2019 tahap 3 tiga tepatnya di kampung Pejamuran rt 005/001. Namun pembangunan tersebut sampai sekarang di tahun 2020 bulan Februari masih dalam proses pekerjaan artinya belum rampung.

Dari pemantauan dilapangan,  dilokasi pembangunan gedung BUMDes ada beberapa orang yang masih bekerja dan merapihkan pekerjaan, tidak terdapat papan informasi proyek yang menyebutkan nilai anggaran, luas bangunan atau tahun anggaran sekalipun.

Saat menanyakan hal itu ke salah satu warga disekitar bangunan mengatakan, bangunan gedung bumdes tersebut berdiri di atas tanah orang, dengan sistim kontrak tanah selama lima tahun.

“saya juga dapat info katanya itu bangunan bumdes, tapi tanahnya saya tau itu tanah warga bukan milik Desa Pasilian,” Katanya

Masih kata Warga, Apa boleh mekanismenya seperti itu, sepengetahuan saya untuk bangunan yang didanai pake dana desa kan harus tanah milik desa atau hibah.

“itu tanah harus milik aset desa adapun misalkan itu tanah bukan milik aset desa atau milik perorangan, tanah tersebut harus di hibah kan terlebih dahulu” jelasnya.

Salwani, Kasi Pemerintahan Kecamatan Kronjo yang saat itu  sebagai Penjabat sementara Desa Pasilian kecamatan Kronjo di tahun anggaran 2019, saat di konfirmasi mengatakan kepada wartawan, tanah bangunan gedung bumdes desa pasilian itu sistimnya sewa tempatnya juga selama 5 lima tahun.

“boleh sistim tanah tersebut di kontrakan kalo memang tanah itu tidak cepat-cepat di pakai dan di gunakan” Ungkap Salwani, Selasa (04/02/2020)

Masih kata Salwani, terkait soal pekerjaan bangunan gedung bumdes tahun anggaran 2019,  masih di kerjakan di tahun 2020 dirinya akan memanggil ketua bumdes kalo memang kerjaan tersebut belum selesai dan masih di kerjakan.

“Nanti saya akan panggil ketuanya, dan kita juga sebelumnya sudah kordinasi sama Pemdes terkait bumdes itu “katanya.

Lebih lanjut Salwani mengatakan bahwa anggaran bumdes Desa Pasilian tersebut di esi kan jadi bukan kita yang megang, dan dana nya langsung ke rekening bumdes.

“Jadi bukan kita yang punya wewenang soal itu, “pungkas jawabnya mengakhiri obrolan.

Terpisah, Dik dik ketika di konfirmasi melalui pesan  Whatsapp soal kerjaan dana desa tahun anggaran 2019 di kerjakan di tahun 2020, dan mekanisme pembangunan gedung bumdes mengatakan, jadi jika kegiatan tak rampung anggaran bisa disilpakan dan bisa ditarik kembali dan dianggarkan kembali pada tahun berikutnya.

“Tahun anggaran 2019 apabila tidak selesai di kerjakan di tahun tersebut, dapat di anggarkan kembali pada tahun berikut “terang Dikdik, Sabtu (08/02/2020).

Dikdik menambahkan Bahwa pembangunan gedung BUMDes harus dibangun pada lahan milik Desa.

“Soal bangunan gedung bumdes pembangunan milik desa, harus berdiri pada tanah milik desa” jelas Dik dik, Staf Pegawai Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Deda (DPMPD) bidang Badan Analis Desa. (TS)

Breaking News