oleh

Diduga Tidak Sesuai Speck, Tim Inakor Bolmong Akan Laporkan Pembangunan Pagar Bandara Ke Kejari

BOLMONG, BERITA INDONESIA – Zulkipli Talibo Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Inakor Bolaang Mongondow (Bolmong) membentuk tim penggiat Anti Korupsi di Bidang Pembangunan Infrastruktur Bandara, yang sementara di lokasi pembangunan bandara Lolak Kabupaten Bolmong Provinsi Sulawesi Utara.

Kalau dilihat Pembangunan Pagar Sepanjang Runway Bandara bolmong yang sudah hampir Finis (Selesai) sepanjang kurang lebih 1000 Meter seakan mulus tanpa ada kejanggalan. Namun temuan ketua Tim Inakor dilapangan sekitar Tahun lalu ke tahun 2020,  yang dari berbagai Unsur Penggiat Anti Korupsi bahwa pembangunan Pagar tersebut tidak sesuai Speck  karena Temuan lapangan pondasi pagar tersebut kedalamannya Sekitar kurang lebih 25 cm (centi meter).

Dengan adanya temuan tersebut Ketua Tim Penggiat Anti Korupsi mencoba mengkonfirmasi dengan Perusahaan Pemenang tender, yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2019 dari Pemerintah Pusat lewat Kementrian Perhubungan Yang berbandrol Lebih dari 4 Milyar, dengan No kontrak : PL.107/S.PBB/251/10/NAH/2019 dalam masa Pelaksanaan Pekerjaan 180 Hari, serta Masa Pemeliharaan 180 Hari Kalender yang di menangkan  CV, Jaya Abadi., sedangkan Pengawasan dan Konsultan Pekerjaan oleh PT ARCI Pratama.

Mendengar Pekerjaan Pagar Bandara tersebut hendak PHO ( Provisional Hand Over ) dari Inspektorat Provinsi Sulawesi Utara dan Dari Direktorat Jendral Kementrian Perhubungan. Maka Ketua Tim Penggiat Anti Korupsi dari berbagai elemen masyarakat  anti korupsi akan membawa temuan dugaan korupsi tersebut ke Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota.

Menurut Ketua Tim Penggiat Anti Korupsi, berita ini akan terus bersambung sesuai dengan perkembangan temuan dilapangan dan langsung diteruskan pelaporan ke Kejari. ” JS ”

 

 

 

Editor : IR

Breaking News