oleh

Dirjen Perhubungan Cek SOP Pencegahan Corona di Bandara Soetta

-Berita, Nasional-105 views

JAKARTA, BERITA INDONESIA – Kementerian Perhubungan, Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Hubud) Novie Riyanto, melakukan inspeksi langsung terhadap pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) di Bandar Udara Internasional Soekarno – Hatta (Bandara Soeta), Sabtu (7/3/2020). Inspeksi ini sebagai antisipasi pencegahan penyebaran wabah virus Corona (Covid-19).

“Monitoring ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap resiko penyebaran virus Covid-19 di Indonesia melalui aktifitas penerbangan,” ujarnya, saat inspeksi.

Dalam kegiatan itu, Novie memantau secara langsung SOP dalam penanganan penumpang penerbangan luar negeri yang dilakukan oleh instansi/perusahaan anggota Komite Fasilitasi (FAL) Bandara yang terdiri dari tim gabungan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Jakarta, PT Angkasa Pura II (Persero) dan stakeholder penerbangan terkait.

Pada inspeksi tersebut Novie didampingi Direktur Keamanan Penerbangan Moh. Alwi, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I, Herson, pejabat di lingkungan Ditjen Hubud, perwakilan PT Angkasa Pura II, perwakilan AirNav Indonesia dan maskapai.

Novie memastikan, pengisian Health Alert Card (HAC) dilakukan oleh penumpang secara benar serta proses pemeriksaan menggunakan thermal scanner terus dilakukan.Ruang klinik KKP sudah tersedia di Bandra Soeta.

“Kami mengapresiasi pekerjaan yang dilakukan oleh seluruh pihak dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19. Semua telah dilakukan sesuai dengan standard yang ada. Saya juga sudah mengecek sendiri seluruh peralatan bekerja dengan baik. Kami rasa semua sudah mencukupi,” tambah Novie.

Untuk diketahui, selain melakukan monitoring secara langsung, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, juga memastikan langkah-langkah strategis dalam mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 melalui penerbangan, antara lain :

  1. Melakukan koordinasi intensif dengan stakeholder penerbangan untuk meningkatkan fungsi dan pengawasannya berkaitan dengan pengendalian penyebaran virus Covid-19 di bandara, seperti Kantor Otoritas Bandar Udara, Penyelenggara Bandar Udara, Petugas Imigrasi, Petugas Kesehatan, dan lainnya.
  2. Meminta agar Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk meningkatkan pengawasan. Mengoptimalkan peran KKP dalam pelaksanaan pemeriksaan terhadap penumpang, terutama di bandara internasional.
  3. Meminta Airlines untuk memastikan setiap penumpang mengisi HAC (Health Alert Card) secara benar dan menyerahkan kartu kewaspadaan kesehatan tersebut kepada petugas.
  4. Meminta Airlines memeriksa sertifikat kesehatan (Health Certificate) terhadap penumpang yang akan melakukan perjalanan dari tiga negara (Italia, Korea Selatan dan Iran) pada saat check in.
  5. Penetapan prosedur penanganan penumpang dan pesawat dari penerbangan internasional di bandara.
  6. Menyiapkan prosedur atau SOP terkait dengan penanganan jika ditemukan suspect di bandar udara dengan melibatkan CIQ (Custom, Immigrations, Quarantine).

Jelas Novie mengakhiri keterangan persnya  saat inspeksi di Bandara Soeta.***

Breaking News