oleh

Kesiapan Sudinkes Jaktim Menghadapi Berkembangnya Kasus Virus Corona

-Berita-455 views

JAKARTA, BERITA INDONESIA – Menyikapi pengumuman Presiden Jokowi dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, 2 Warga Negara Indonesia (WNI) positif terjangkit virus corona disease 2019 (Covid-19) dan berkembangnya pemberitaan media, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur (Sudinkes Jaktim) mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Timur.

Kasudinkes Jaktim, dr. Indra Setiawan H mengatakan, “sosialisasi corona disease 2019 (Covid-19) sudah berjalan mulai akhir januari 2020, sampai saat ini kami tak akan putus-putus menjalankannya sesuai dengan tempat2 yang sudah dijadwalkan”, ujar dr. Indra, Selasa (03/03/2020).

“Sosialisasi dilakukan baik dengan pertemuan ditempat-tempat publik, sosialisasi juga dilakukan melalui spanduk, poster, leaflet, sedangkan kegiatan yang dilakukan melalui fasilitas pelayanan kesehatan, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) adalah, mempersiapkan APD petugas yang dibutuhkan apabila dilaporkan terdapat kasus CoViD19 positif”, jelas dr. Indra.

Sosialisasi ini menindak lanjuti surat edaran Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta (Kadinkes Prov. DKI Jakarta) tanggal 22 Januari 2020 mengenai Kewaspadaan Terhadap Novel Coronavirus 2019, Surat Instruksi Nomor: 664/ 1.772.11 Tanggal 23 Januari 2020 tentang Penyediaan Logistik APD di Fasilitas Kesehatan serta Surat Edaran Kadinkes Prov. DKI Jakarta Tanggal 29 Januari 2020 tentang Kewaspadaan Terhadap COVID-19 Kepada pimpinan perusahaan, pengelola gedung, apartemen, taman hiburan/tempat wisata.

Tempat-tempat yang sudah dan akan dilaksanakan sosialisasi corona disease 2019 (Covid-19) oleh Sudin Kesehatan Jakarta Timur.

Kesiapan Sudinkes Jaktim meliputi standar operasional, Pelaksanaan Table Top Exercise (TTX) dalam menghadapi kasus nCoV di PintuMasuk, penyiapan ruang isolasi di RSUD terpilih, berkoordinasi dengan pengelola transportasi publik termasuk unit AGD dan menyiapkan ambulance untuk rujukan kasus.

 

 

Reporter : Marganda P.

Editor : Irawan

Breaking News