oleh

Ketua Lakri Bolmong Raya Pertanyakan Dana Wabah Virus Corona 15 M Pemkot Kotamobagu

-Berita, Daerah-888 views

KOTAMOBAGU, BERITA INDONESIA – Disaat Virus Corona (Covid-19) mulai mewabah di Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara, yang berdampak masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas diluar rumah, akibatnya mata pencaharian masyarakat menjadi terhambat untuk menghidupi keluarganya.

Menghadapi kondisi demikian diperparah dengan belum adanya bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kotamobagu, baik berupa uang maupun berupa pangan (Sembako) agar dapat membantu masyarakat Kotamobagu untuk mempertahankan hidup.

Dari informasi yang beredar Pemda Kotamobagu sudah mendapat kucuran dana dari Pemerintah Pusat sebesar lebih kurang 15 milyar rupiah, namun dana itu belum disalurkan kepada masyarakat Kotamobagu.

Hal berbeda terjadi dengan Pemda disekitar Kotamobagu, seperti Pemda Bolsel dan Boltim yang sudah memberi bantuan dan menyalurkan kepada masyarakatnya berupa Sembako.

Mengetahui lambannya Pemda Kotamobagu dalam menyalurkan bantuan, Ketua Lembaga Anti Korupsi Indonesia (Lakri), Koordinator Investigasi Bolmong Raya, Hengki Kaunang, angkat bicara.

Hengki mempertanyakan dana bantuan dari pemerintah pusat yang belum disalurkan oleh Pemda Kotamobagu, agar segera disalurkan untuk membantu  masyarakat yang hidupnya mulai memprihatinkan.

“Dimana dana bantuan milyaran rupiah tersebut, kenapa belum disalurkan, untuk segera disalurkan agar masyarakat sedikit terbantu untuk bertahan hidup selama diminta untuk berativitas dirumah akibat dari wabah Corona ini”, ujar Hengki kepada Berita Indonesia, Selasa (07/04/2020).

Ketika Henki dan beberapa wartawan mengklarifikasi terkait bantuan masker gratis kepada Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kotamobagu, namun mendapat jawaban dari Kadiskes, “kami dinas kesehatan saja tidak dapat, bahkan kami beli sendiri-sendiri”.

Saat ditanya bantuan dari Pemerintah Pusat yang puluhan milyar Kadiskes tidak dapat memberikan jawaban, namun raut wajahnya menjadi berubah dan mempersilahkan untuk mempertanyakan hal tersebut kepada Pemda Kotamobagu.

Terkait lambannya penyaluran bantuan wabah Virus Corona dari Pemda Kotamobagu, Informasi yang berkembang dimasyarakat, dikabarkan akan melakukan aksi protes untuk meminta pertanggung jawaban Walikota dan Wakilnya. “JS “

Breaking News