oleh

Korban Tewas Akibat Virus Corona di China Capai 170 Orang, Tembus 18 Negara

BERITA INDONESIA – Korban meninggal akibat Virus Corona di China bertambah menjadi 170 orang per Kamis (30/1/2020). Dalam sehari, menurut pejabat kesehatan China ada 38 orang yang meninggal akibat wabah virus corona yang mematikan.

Sementara itu, jumlah korban terjangkit Virus ini sudah mencapai 7.711 kasus, bertambah sebanyak 1.737 kasus baru dalam sehari.

Meski demikian, China meyakinkan ada sebagian penderita yang berhasil sembuh. “Mereka juga mengatakan 170 orang telah disembuhkan dan dipulangkan,” mengutip Komisi Kesehatan Nasional China.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan pemerintah China untuk segera mengambil langkah guna mengatasi wabah virus mematikan itu. WHO akan mengadakan pertemuan, untuk menentukan apakah akan menyatakan wabah Virus Corona masuk dalam keadaan darurat.

Virus Corona yang menginfeksi saluran pernapasan akut seperti pneumonia itu menebar kekhawatiran dunia karena dinilai sangat mirip dengan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang pada 2002-2003 menewaskan ratusan orang di China dan Hong Kong.

Untuk mencegah penularan lebih luas, China telah mengisolasi Provinsi Hubei, khususnya wilayah Wuhan yang menjadi sumber Virus Corona. Wuhan merupakan kota terbesar di kawasan tengah China dan menjadi salah satu titik penghubung transportasi.

Selain di China, kasus infeksi Virus Corona terdeteksi di beberapa negara yakni, Kanada, Amerika Serikat, Prancis, Sri Lanka, Thailand, Taiwan, Vietnam, Korea Selatan, Nepal, Singapura, Australia, Malaysia, Jepang, Kamboja, dan Jerman.

Kasus terbaru ditemukan di Finlandia dan Uni Emirat Arab. Beberapa negara juga sudah mengevakuasi warganya keluar dari Wuhan. Sementara maskapai di seluruh dunia juga telah menangguhkan penerbangan dari maupun menuju China.

Akibat Virus Corona ini, sudah ada total 18 negara, termasuk China, yang mengumumkan kasus Virus mirip SARS ini. Berikut daftar sejumlah negara yang sudah mengumumkan kasus Corona di negaranya:

Thailand: 14 kasus
Singapura: 10 kasus
Taiwan: 8 kasus
Jepang: 7 kasus
Malaysia: 7 kasus
Australia: 7 kasus
AS: 5 kasus
Prancis: 5 kasus
Korea Selatan: 4 kasus
Vietnam: 2 kasus
Kanada: 2 kasus
Kamboja: 1 kasus
Nepal: 1 kasus
Sri Lanka: 1 kasus
Uni Emirat Arab: 1 kasus
Jerman: 1 kasus
Finlandia: 1 kasus

 

 

 

 

 

Editor : Irawan

Breaking News