oleh

Kronologis 2 Warga Kota Depok Tertular Virus Corona

-Berita, Nasional-284 views

JAKARTA, BERITA INDONESIA – Setelah Presiden Jokowi mengumumkan 2 WNI positif tertular virus corona, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menyambangi RSPI Sulianto Saroso, Senin (02/03/2020)

Menkes tiba di RSPI Sulianto Saroso sekitar pukul 12.30 WIB, dan masuk melalui gedung Humas, dia mengatakan tujuan kedatangannya untuk memastikan data terkait WNI yang terjangkit virus corona.

“Ngomongnya sesudah aku keluar, jangan sampai belum ada data aku omong, setelah nanti aku keluar aku baru bisa jawab, saya akan ngecek, saudara-saudara tunggu ya,” katanya saat memasuki RSPI.

Setelah keluar dari ruangan RSPI Menkes Terawan memberikan keterangan pers. Menurut Terawan kedua WNI yang positif virus corona asal Depok ini, sempat berinteraksi dengan warga negara (WN) asal Jepang.

Berikut kronologis yang diungkapkan Terawan saat memberikan keterangan pers di RSPI Sulianto Saroso tentang 2 WNI yang terinfeksi Covid-19. :

Pada tanggal 14 Februari yang bertepatan dengan Hari Valentine WNI yang berprofesi sebagai guru dansa itu bertemu dengan temannya yang WN Jepang dan sempat berdansa bersama.

Setelah berdansa dengan WN Jepang WNI ini kemudian mengalami batuk-batuk dan menjalani rawat jalan di rumah sakit.

Tanggal 16 dia batuk, merasa ngga enak lalu rawat jalan ke rumah sakit. Setelah pulang masih merasa ngga nyaman.

Tanggal 26 Februari dua WNI mengajukan diri untuk dirawat di rumah sakit karena batuk tak kunjung hilang, serta mengalami sesak napas dan demam.

Tanggal 28 Februari 2020. Dihubungi pihak kesehatan Malaysia, mengatakan warga negara Jepang yang melakukan kontak dengannya dirawat dan dinyatakan positif corona.

Tanggal 29 Februari 2020. Dirujuk untuk pindah ke RSIP Sulianti Suroso.

Tanggal 1 Maret 2020. Dilakukan pengecekan.

Tanggal 2 Maret 2020. Hasil tes keluar dan dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Ditambahkan Terawan, “kedua pasien tersebut masih akan menjalani pengecekan ulang untuk mengetahui kondisi ke depannya, ini kondisi virusnya positif ternyata, ya nanti dievaluasi ulang, kalau udah 14 hari dicek, kalau udah negatif ya kita kembalikan lagi. Sekarang diisolasi,” terang Terawan.***

Breaking News