oleh

LSM LP2KP Minta Instansi Terkait Tindak Tegas Pelaku Perusakan Lingkungan, Akibat Galian C Yang Tidak Terkendali

BOLMONG, BERITA INDONESIA – Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LSM LP2KP) meminta kepada instansi terkait untuk menindak penambangan galian C yang ada di Sungai Muayat Desa Lolayan, Kabupaten Bolaang mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara.

Dari hasil investigasi memantau langsung dilapangan yang dilakukan LSM LP2KP melihat adanya penggalian pasir di Sungai Muayat tepatnya dibawah Jembatan Penghubung dua Kabupaten Bolmong dan Bolmong Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Bidang Intelijen Ahmad Derek Ismail kepada berita-indonesia.co.id, Kamis (11/6/2020).

Menurut Ahmad Derek Ismail, dari hasil kegiatannya memantau dilapangan pada Kamis (11/6/2020) sekitar pukul 15.45 WITA, melihat adanya beberapa orang sedang memuat pasir ke mobil pickup berwarna hitam, tidak jauh dari tempat semula ada lagi beberapa titik kegiatan penambangan pasir galian C.

“Adanya kegiatan penambangan pasir galian C yang besar dugaan tidak memiliki izin dari instansi terkait Pemerintah Daerah (Pemda) Bolmong, membuat kami menjadi prihatin pasalnya selain dapat merusak lingkungan juga dapat membahayakan ruas jalan Bubak yang menghubungkan dua Kabupaten Bolmong dan Bolmong Selatan”, ujar Derak.

Ditambahkan Derak, “Pemda Bolmong dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup serta Aparat Penegak Hukum harus cepat mengambil tindakan tegas terhadap kegiatan penambangan galian C liar tersebut, karena jika dibiarkan berlarut-larut dapat mengakibatkan terjadinya longsor ruas jalan dan ambruknya jembatan penghubung tersebut”, ungkap Derak.(TIM)

Breaking News