oleh

Pelayanan Masyarakat Desa Pontodon Timur Sangat Mengecewakan

-Berita, Daerah-451 views

KOTAMOBAGU, BERITA INDONESIA – Pelayanan terhadap masyarakat di Desa Pontodon Timur, Kotamobagu, Sulawesi Utara, dirasakan oleh warga desa sangat mengecewakan.

Hal ini dialami Kusnawi Makalunsenge, yang mengurus surat keterangan tidak mampu untuk keperluan kuliah anaknya, Imam Alfarizi Pasambuna di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Provinsi Sulawesi Utara.

Surat keterangan tidak mampu ini akan digunakan untuk keperluan beasiswa Imam Alfarizi Pasambuna, karena menjadi salah satu mahasiswa berprestasi yang akan mendapat beasiswa, namun hal itu terganjal oleh aparat pemerintah desa Pontodon Timur.

Seperti dikatakan Kusnawi Makalunsenge kepada Berita Indonesia yang sudah dua hari bolak-balik ke kantor desa Potondon Timur untuk mengurus surat keterangan tidak mampu, namun yang didapati hanya kekecewaan.

“Sudah dua hari saya bolak-balik ke kantor desa untuk mengurus surat keterangan tidak mampu, namun para oknum aparat desa tidak juga memberikan surat keterangan itu, bahkan sampai ketemu Kepala Desa (Kades), dengan berbagai alasan tidak mau mengeluarkan surat keterangan tidak mampu”, ujar Kusnawi.

Pelayanan masyarakat publik yang diberikan oleh aparat desa Pontodon Timur dirasakan sangat mengecewakan oleh masyarakat desa, apalagi ini hanya untuk mengurus surat keterangan tidak mampu yang akan digunakan untuk kemajuan pendidikan masyarakat desa.

Selayaknya Kusnawi yang hanya seorang pembawa bentor (becak motor) dapat diberikan surat keterangan tidak mampu oleh aparat desa Pontodon Timur. Meskipun seorang pembawa bentor Kusnawi pun rajin membayar pajak.

Mendapat informasi, dua jurnalis media nasional termasuk Berita Indonesia, mengkonfirmasi kabar Kades Pontodon Timur Sangadi Rolia Dondo tidak mau memberikan surat keterangan tidak mampu kepada warga desa, Rabu (12/02/2020).

Sekretaris desa Pontodon Timur mengatakan, nanti menunggu Kades Sangadi Rolia Dondo, muda-mudahan bisa dibantu.

Ditempat terpisah Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Kotamobagu, Roi Paputungan mengatakan, “semestinya dengan keterangan tersebut, surat keterangan tidak mampu bisa diberikan kepada keluarga itu”, tuturnya.

Pemberian surat keterangan tidak mampu kepada warga desa memang merupakan hak dari Kades Potondon Timur, Sangadi. Namun Roi merasa kecewa dengan kelakuan Kades Pontondon Timur, yang tidak melayani masyarakatnya dengan baik dan prima, apalagi ini demi masa depan generasi bangsa, khususnya generasi desa Pontodon Timur. (“JS”)

Breaking News