oleh

Presiden Jokowi Beri Sinyal Tak Ingin WNI Mantan ISIS Dipulangkan ke Indonesia

-Berita, Nasional-166 views

JAKARTA, BERITA INDONESIA – Presiden Joko Widodo mengatakan saat ini WNI yang bergabung dengan ISIS yang ikut berperan di Suriah dan telah membakar paspornya sedianya tak bisa kembali ke tanah air.

Namun Jokowi mengatakan masalah tersebut akan dirapatkan terlebih dahulu dalam rapat terbatas (Ratas).Hal itu disampaikan Jokowi menanggapi adanya WNI yang bergabung dengan ISIS telah membakar paspor mereka.

“Ya kalau bertanya kepada saya (sekarang), ini belum ratas ya, saya akan bilang tidak bisa kembali, masih dirataskan,” ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Menurut Jokowi, pemerintah masih akan menghitung dampak positif dan negatif dari pemulangan WNI yang bergabung dengan ISIS untuk dipulangkan ke Indonesia melalui rapat terbatas. Jokowi
ingin mendengar pandangan para menteri terkait wacana pemulangan WNI tersebut.

Sebelumnya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius mengatakan, rencana pemulangan ratusan WNI yang bergabung dengan ISIS dalam tahap pembahasan dengan beberapa instansi terkait.

“Iya (belum diputuskan), masih dibahas di Kemenkopolhukam melibatkan kementerian dan instansi terkait,” kata Suhardi.

Hal yang sama dikatakan Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan bahwa saat ini pemerintah masih mengkaji kemungkinan pemulangan WNI tersebut ke Indonesia.

“Rencana pemulangan mereka itu belum diputuskan pemerintah dan masih dikaji secara cermat oleh berbagai instansi terkait di bawah koordinasi Menkopolhukam, ada banyak hal yang dipertimbangkan, dampak positif maupun negatifnya,” ujar Fahrul.

Menurut menteri agama, pemerintah masih mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak, seperti BNPT.

BNPT menekankan pentingnya upaya pembinaan dan deradikalisasi WNI eks ISIS jika nantinya mereka akan dipulangkan.

Upaya pembinaan tersebut, bukan hal mudah, mengingat para WNI eks ISIS sudah terpapar dengan ideologi yang sangat radikal.***

 

Breaking News