oleh

Tidak Manusiawi ! Jenazah Perawat di Semarang Dapat Penolakan Pemakaman, PPNI Mengecam Keras

-Berita, Nasional-217 views

JAKARTA, BERITA INDONESIA – Total perawat di Indonesia yang dilaporkan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dalam menjalankan tugas kemanusiaan menghadapi pandemi Virus Corona (COVID-19) hingga Kamis (9/4/2020) sudah 10 perawat yang meninggal dunia.

Salah satu perawat yang dilaporkan meninggal dunia adalah perawat berinisial NK dari Rumah Sakit (RS) Kariadi Semarang.

Dalam siaran pers yang diterima berita-indonesia.co.id disebutkan bahwa perawat NK yang meninggal dunia pada Jumat (10/4/2020) pagi hari, ditolak warga setempat untuk dimakamkan di Ungaran, Jawa Tengah.

“Terpaksa jenazah perawat NK dikembalikan ke kamar jenazah RS Kariadi Semarang, dan baru selesai dimakamkan malamnya di tempat pemakaman yang ketiga yaitu pemakaman keluarga pegawai RS Kariadi Semarang,” tulis siaran pers PPNI.

PPNI mengecam keras penolakan jenazah yang dilakukan oleh oknum-oknum warga yang disebut tidak memiliki rasa kemanusiaan. Menurut PPNI, warga cenderung melawan hukum dengan memberi stigma negatif dan diskriminasi terhadap almarhumah perawat NK yang gugur dalam tugas kemanusiaan.

“Kami Tegaskan bahwa jenazah almarhum NK dipastikan telah dilakukan perawatan dan pemulasaran jenazah sesuai dengan prosedur-prosedur yang telah ditentukan, jadi Tidak Beralasan untuk Menolak, Memberikan Stigma Negatif yang berlebihan kepada almarhum sejawat kami yang gugur sebagai pahlawan kemanusiaan,” tegas PPNI melalui siaran persnya.

Disebutkan pula dalam siaran pers tersebut, PPNI mendesak aparat dapat menjamin keselamatan dan keamanan para perawat yang bertugas. PPNI juga mendesak penegak hukum untuk mengusut penolakan, stigmatisasi, kriminalisasi yang menimpa almarhum perawat NK.***

Breaking News